Aku Yang Malang (Song of Superiots Series)

Aku yang Malang Series adalah judul lagu dari kelompok band aliran Punk Rock dari Bogor bernama Superiots. Saya pertama tahu band ini ketika masih sekolah di Jogja dengan lagu Awewe Belegug. Maklum sebagai pecinta lagu-lagu dengan tema sosial yang bukan lagu cinta melulu kata Efek Rumah Kaca. Aku yang Malang adalah representasi dari bagaimana cara kita menikmati nasib yang belum tentu semanis harapan. Sampai tahun 2021 tercatat telah ada 5 varian lagu Aku yang Malang. Seperti grup Sagita dari Malang yeng menginvertarisir lalu aransemen ulang lagu jalanan dari para pengamen, terciptalah Ngamen the Series. Apa keunggulannya menciptakan lagu secara series seperti ini. Selera pasar dalam hal ini penggemar memang langka, suka hal-hal yang bersambung. Berjilid-jilid macam demo para era tahun 2017 silam. Bisa juga karena ulah iseng sang kreator karena tidak ingin ribet buat judul baru. 


Aku yang Malang I
“Tapi kini kau telah berubah kau telah dibutakan dunia 
Kini kau buang aku bagai sampah kau putuskan hubungan demi uang 
Nyanyian malang Nyanyian Kelam Nyanyian aku malang di jalan Nyanyian aku si Punk Rock yang malang” 

Tentang orang yang bisa berubah dengan sangat drastis dari tujuan awal hidupnya karena diberdaya oleh dunia yang penuh tipu-tipu. 

Aku yang Malang II 
“Kepergiannya tak lagi tersisa..tentang sebuah alur cerita tentang aku dan dia. Kau datang lagi dan coba merayu menyesali dan coba mengadu. 
Cerita lalu biarlah berlalu. Jangan lagi menganggu. Walau tanpamu aku telah mampu dan terus melaju
Usai sudah dan usai sudah usai sudah semuanya menggilang. Kini sudah dan kini sudah aku yang malang”

Move on dalam hidup itu perlu. Kita tidak harus selalu melihat ke belakang tapi tatapan optimis ke depan itu yang utama. Teruslah melaju. 

Aku yang Malang III
“Setangkai bunga mawar darimu..walau lama dan telah layu...rasa hampir tak ada lagi. Desir angin malam membawa ku pulang. Lantang ku tuturkan penyesalan kata maaf mungkin tak kau dengar. Menatap ruang kosong gelap juga hampa jalan pikiran bagai perang...sebenarnya aku yang malang”

Kadang penyesalan itu datang belakangan. Tapi tidak perlu mendengerkan setan dalam diri yang melayu. Asmara menusuk duri tapi jangan sampai kamu mati dibuatnya. Kata maaf dan terima kasih itu perlu dalam hidup agar menghadirkan kebahagiaan yang hakiki. 



Punk Rock Malang Jogja PP kala itu 


Aku yang Malang IV
“Jaket kulit..sepatu boot pemberianmu. Nada sumbang petik nada sumbang. Waktu tidak akan bisa kembali. Cobalah suasana yang baru tetap aku yang malang. Keras ku katakan waktu tak kan bisa berbagi untuk kembali. Hadapilah semua jalan yang menderu, jangan anggap lawan musuhmu” 

Pentingnya untuk mencoba hal yang baru. Karena waktu tak kan bisa kembali lepas elegimu. Karena hidup perlu variasi. 

Aku yang Malang V
“Tak kan pernah terulang lagi dan tak mau berulang kembali. Cukup sekali. Tentang kawan yang lupa diri atau aku yang kurang hoki. Awalnya tak pernah curiga kau dekatinya. Akhirnya semua terjadi aku pun tahu. Pernahkah kau merasakannya, tentang apa yang aku alami. Kawanmu mencuri milikmu oh malang sekali” 

Kita tidak perlu percaya 100 persen pada orang. Karena kawan dekat yang kita banggakan bisa jadi super culas dikemudian hari. Berharaplah pada pemilik semesta agar jika jatuh tidak terlalu terluka tapi masih ada nasib yang pasrah. 

Aku yang Malang VI
“Deras hujan dikala itu terjebak. Di tempat rahasia kita tenang tunggulah reda. Hilang rindu kita terlalu bertemu. Diawal menggebu kini berubah kamu. Semesta mungkin tak berpihak mendukung harapan kita. Pergilah cepat berlalu jangan tunjukan wajah yang sendu. Hilang sudah biasa. Yang penting kita bernyawa. Bersedih sekedar saja, esok kan ada yang baru. Karena aku begitu lagu yang malang untukmu”

Jadilah orang yang optimis walau hati sedang miris. Karena itu menciptakan energi yang positif untuk semua. Bersedih sekali saja, tapi harapan untuk lebih baik harus berkali-kali. 


Nasib malang bukan untuk ditangisi atau malah dikatawai. Tapi semuanya dicoba untuk dinikmati sebagai bagian dari proses hidup. Kalau ngamen sudah ada ngamen 9. Aku yang Malang semoga bisa berkembang sampai 50. Suwe-suwe pindah KTP Malang koyo aku. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Aku Yang Malang (Song of Superiots Series) "

Post a Comment