Lebih Dekat dengan Burung di Eco Green Park

Payung Merah Bersejarah

Sampai saat ini beberapa orang masih salah kaprah. Bilangnya main ke Malang tapi ketika ditanya kemana? jawabnya Selecta, Jatim Park the series sampai aneka percobanan. Sebenarnya lokasi wisata tersebut ada di Batu. Malang dan Batu sudah pisah secara administrasi, Ibarat Inggris dengan Irlandia. Namun sampai saat ini pelancong kerap bilang pergi ke Malang mainnya ke BNS. 
Tole 3 Thn TB 98 cm

Sejak ditetapkan sebagai Kota Wisata Batu (KWS) mengingat pertumbuhan pariwisata, hotel dan properti yang menjamur. Banyak obyek wisata baru bermunculan. Kota Batu berubah menjadi lebih riuh saat akhir pekan atau menjelang libur panjang. Lalu lalang para pelancong dari dalam maupun luar kota. Jatim Park Group mengembangkan berbagai kawasan wisata baru dengan beragam tema, dari kebun binatang, museum, taman bermain, dinosaurus sampai museum musik dunia. 
Bayar Full 
Eco Green Park adalah salah satu wisata yang mengusung tema fun and education. Terletak di Jalan Raya Oro-oro Ombo No. 9 Batu. Ada liburan dan belajar itu semangat yang diusung oleh pihak pengelola. Terletak sabelah barat Batu Secret Zoo atau Jatim Park 2. Akses untuk menuju lokasi cukup dekat dari pasar batu. Pertigaan tidak jauh dari Pasar Batu cukup belok kiri. Jangan sampai salah belok karena tata lalu lintas kota sekarang banyak jalur searah.
Candi Replika 
Parkir Ecogreen Park dan Jatim Park 2 dibuat satu paket. Kalau membawa motor ada parkir tingkat yang diperuntukan untuk pengunjung kedua obyek wisata yang berdekatan ini. Tiket masuk wisata edukasi ini untuk hari libur dan akhir pekan dikenakan 70 ribu. Lebih murah dibanding kebun binatang sebelah. Untuk anak yang mempunyai tinggi badan nyaris atau lebih 100 cm dikenakan harga orang dewasa. 
Media Penyadaran 
Secara umum obyek wisata ini mempunyai 7 atraksi utama yaitu World of Parrot, Recycle, Rumah Terbalik, Eco Journey, Exotic White Peacock, Bird Show dan Water Outbond. Atraksi lain tetap mengedepankan pengetahuan dan interaksi terhadap burung seperti foto bersama burung dan pasar burung tempo dulu. 
Musik dan Air 
Dari pintu kita berjalan mengikuti rute yang telah ditentukan. Tidak ada kesan lalu lalang yang semrawut. Konsep wahana wisata tertata sesuai dengan tema yang telah diusung menjadi wisata pendidikan. Belajar sambil berwisata. Ada beberapa teknologi tepat guna dan pemanfaatan barang bekas yang masuk sebagai atraksi pertunjukan untuk para pengunjung. 
Kawan Minum Kopi 
Jika sudah merasa capek berjalan pengunjung dapat menikmati pujasera dalam sangkar burung raksasa. Ada wahan memberi makan burung, jika tidak bisa-bisa makanan kita dikeroyok oleh burung. 
Penguin 
Untuk bisa melihat secara langsung penguin tidak perlu jauh-jauh ke kutub utara. Ada rumah penguin dengan segala alat peraga pendidikannya. Tersedia di Eco Green Park. 
Kamar Operasi 
Selain kita bisa menikmati perilaku burung dalam sangkar secara langsung. Ada fasilitas medis khusus untuk penanganan burung. Ruang penangkaran, mesin penetas sampai kamar operasi untuk mengatasi burung yang terluka atau patah tulang. Ada petugas yang siap memberikan penjelasan dengan sangat ramah pada pertanyaan apapun dari pengunjung. 
Galeri Burung 
Ada ruang pajang berbagai jenis burung di galeri burung. Peraga proses menetasnya telur berdasarkan fase lengkap dengan jam dari mulai retak sampai keluarnya anakan burung dari dalam cangkang. 
Water Park 
Wisata air menjadi sasaran anak-anak saat plesiran kemanapun. Eco Green Park menyediakan wahana air yang jelas tidak berenang bersama bebek apalagi burung pelikan. Saat saya sekeluarga datang kesana, dari jauh terdengar suara air dan teriakan anak-anak kecil yang sedang bermain air. Semakin langkah mendekat, semakin kuat tercium aroma khas kolam renang yaitu kaporit. Hanya saja saat itu bau kaporit terlalu pekat sehingga yang bermain di sana juga tidak terlalu banyak. Disediakan ruang ganti dan kamar bilas di depan kolam renang lengkap beserta loker penyimpanan barangnya. 
Congyang Terbalik 
Ada pasar burung tempo dulu yang membawa kita pada nostalgia kampung atau kota di masa lalu. Era saat warung kopi masih marak oleh diskusi tanpa terganggu oleh ketidakpedulian sesama peminum kopi karena ada WIFI. Rumah terbalik menjadi salah satu wahana pilihan oleh pengunjung Eco Green Park. Mungkin yang punya sakit vertigo pasti tidak heran dengan fenomena saat ruang sekitar tiba-tiba bergoyang dan berbalik. Sayangnya pada wahana ini terkesan penggarapan kurang total termasuk perawatannya karena beberapa cat yang ada di styrofoam sudah banyak yang mengelupas. Tidak hanya itu, seharusnya ada petugas pendamping yang siap mengarahkan pengunjung dan membantu mengambil foto pada pengunjung. 
Terapi Ikan 
Lelah kaki melangkah melewati berbagai wahana, ada terapi ikan gratis. Biasa di pusat perbelanjaan kita harus membayar untuk merasakan sensasi dikerikiti ikan pada bagian kaki. Menggunakan ikan Garrarufa yang pertama kali ditemukan pada 1870 di Turki. Sebetulnya ikan ini hanya memakan jaringan kulit luar yang telah mati. Itulah anak kecil dilarang untuk terapi ini karena kulitnya masih terlalu tipis. 
Bioskop 3D 
Puas dengan terapi ikan dan makan-makan. Sebelum pintu keluar kita bisa menyaksikan wahana bioskop 3D dalam Hanoman Bioskop Dome. Sebuah pembuktian bahwa animator dalam negeri juga layak untuk unjuk gigi. Filmnya hanya 8 menit. Karena saat itu sudah terlalu sore dan lama menunggu kami putuskan untuk segera pulang dan mengakhiri petualangan bersama keluarga di Eco Green Park. Secara umum tempat wisata ini rekomendasi sebagai sarana menambah keceriaan dan pengetahuan pada seluruh keluarga tentang ekologi. Termasuk teknologi tepat guna. Bagi yang ingin mendalami ilmu hewan khusunya burung dan serangga, bisa menghapalkan nama-nama latin dari semua spesies yang ada di papan informasi depan kandang. Siapa tahu bisa menjadi penulis ahli hewan-tumbuhan seperti Slamet Suseno di majalah Intisari dalam rublik Flora Fauna. 

Bonus Pict:
Edukasi sesungguhnya
Belajar Hidrologi 
Daur Ulang Besi Tua 
Hidroponik 
Belajar Mengola Sampah 
Tenaga Listrik 



Lebih Dekat dengan Burung di Eco Green Park Lebih Dekat dengan Burung di Eco Green Park Reviewed by roikan soekartun on 11:19 PM Rating: 5

No comments