DotA 2: Game Tawuran Lintas Batas

Game ini menjadi game yang legendaris. Berawal dari warnet di kampus pada awal tahun 2000-an ada ruang tersendiri yang berisi kumpulan orang-orang bermain game perang. Perang tapi pakai komunitas: Game Warcraft. Kemudian ada pengembangan menjadi game Frozen Throne. Game berbasis strategi membawa negara dan hero yang kalau main kita tidak boleh lengah. Lengah sedikit kampung bisa porak poranda. Bahkan game ini menjadi salah satu obyek untuk olahraga daring: Warcraft dan Starcraft sampai ada liganya. Jadi terbukti hari ini bermain game tidak hanya untuk membunuh sepi tapi bisa menjadi ajang eksistensi bahkan sarana penghidupan. 

Bukan saudaranya Enel 


Sebelumnya ada game DotA satu yang bisa dimainkan secara daring. Semua hero dan tokoh figuran (termasuk preman hutan dan rawa) turut hadir. Tugas kita mempertahankan situs nenek moyang kita dengan berperang pada tiga jalur utama. Ada sisi kiri, tengah dan kanan. Serbuan musuh makin lama makin banyak. Kita bisa turut maju menyerang sekaligus meningkatkan level. Ada beberapa tower otomatis punya bangsa kegelapan yang bisa menyerang ketika kita mendekat. Kalau level kita sudah tinggi, kita bisa mengeluarkan segala daya upaya dan kemampuan summon terbaik kita dengan daya dukung MP yang mewadahi. Ujungnya sampai kita bisa menyerang situs suci dari musuh setelah menaklukan beberapa benteng. Ini sisi menariknya game DotA dan akhirnya dikembangkan pada DotA 2. Game DotA 2 dimainkan secara online.

DotA (Game Pioner pada awalnya) 

Setiap hari, jutaan pemain di seluruh dunia masuk pertempuran sebagai salah satu lebih dari seratus dota 5v5 pahlawan di sebuah tim bentrokan.Dota adalah multi-player RTS permainan yang pernah dibuat dan ada 's selalu strategi baru atau taktik untuk menemukan.Itu 's benar-benar bebas untuk bermain dan akan selalu menjadi siapapun demi mempertahankan situs 'suci' nenek moyang. Ada punden berupa taman suci pada sisi bawah dan situs berapi pada sisi atas. 

Tim Garis Keras 



Cara bermain DotA 2 membutuhkan koneksi internet dan pastikan komputer atau laptop anda mumpuni untuk game, dengan sistem grafis yang handal. Kalau game DotA dan jajarannya Frozen Throne/Warcraft diproduksi oleh Studio Blizzard. Game DotA 2 dikembangkan oleh studio Valve. Tidak ada model luring semuanya daring. Pastikan anda mempunyai akun Steam karena dari situ awal kita bermain. Setelah masuk, tunggu sebentar akan ada tawaran permainan secara langsung dengan orang-orang entah dari anta berantah. Kita akan bermain dalam satu tim. 

Tukang Helicopter dari Human Frozen Throne

Kesan pertama saat bermain tidak pada permainan. Karena sebelumnya telah tekun bermain DotA secara luring. Yang membuat saya terkesima adalah pada grafis di DotA 2.Gila detail habis sampai sisi rerimbunan lengkap dengan serangga yang beterbangan dekat area peperangan. Sama seperti map di DotA yang pada bagian tengah ada sungai, detail grafis sungai pada game ini super duper. Percik air dan pada piranti dengan dukungan grafis tingkat atas tidak ada transisi gerak. Bahkan ketika para hero mengeluarkan jurus andalan, lingkungan sekitar turut terpengaruh. Apalagi jika summonnya berbasis api atau perekayasa cuaca. 

Ada tokoh Kera Sakti tapi tidak gratisan

Yang mengganjal di telinga adalah instrumen musik beberapa detik menjelang perang pecah. Sekilas ada musik seperti game Battle Realms. Terlihat jelas di suara sulingnya. Sisa lainnya masih orisinil dari DotA2. Karena kita tidak kenal dengan pemain lain. Mereka hanya bisa chat instruksi untuk mundur atau menyerang bersama. Berdasarkan pengalaman bermain beberapa kali. Ada lima orang dalam satu tim tak semuanya dapat diajak bekerjasama. Jadi saya memilih untuk bermain sendiri dulu sampai mencapai level tertinggi baru kemudian ikut nimbrung bersama kawan bermain. Jika musuh lebih kuat dan kompak saya lebih memilih untuk gerilya. Asyik sendiri sampai menghancurkan beberapa tower musuh. Kalau jagoan musuh keroyokan mendatangi kita, lebih baik mundur dari pada mati konyol. Game ini bisa dikembangkan untuk terapi gabut saat PPKM. Melatih kekuatan analisis lapangan dan kemampuan strategis kita. Selamat bermain. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "DotA 2: Game Tawuran Lintas Batas "

Post a Comment