Damri Sahabat Penglaju Bandara

Transportasi umum yang saling tersambung adalah salah satu ciri dari smart city. Bulan Oktober 2018 saya sudah merasakan bagaimana naik Damri, bus yang menghubungkan bandara Soekarno Hatta sampai ke seantero Jakarta dan sekitarnya. Saat itu saya naik dari bandara menuju Hotel Menara Peninsula. Pada kesempatan kedua, setelah mengikuti acara dengan Setara Institute, tanggal 16 April 2019 saya mencoba naik bus Damri menuju Bandara. 
Hey Tayo 
Tahukah anda apa singkatan dari DAMRI itu? Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (ER, EYD: Jawatan Angkutan Motor Republik Indonesia) yang dibentuk berdasarkan Maklumat Kementerian Perhubungan RI No.01/DAMRI/46 tanggal 25 November 1946 dengan tugas utama menyelenggarakan angkutan penumpang dan barang.  Kebanyakan orang tahunya bis damri adalah bus kota yang identik dengan macet, panas dan lamban. Tapi saat naik bus damri hari ini apalagi bus damri dari bandara maupun sebaliknya akan seperti merasakan naik bus AKAP AC kelas ekonomi. 

Loket dekat Stasiun Gambir 
Atas dasar efisiensi biaya dan saran sahabat, pagi itu selepas sarapan dan check out. Saya langung memesang jasa ojek online untuk diantar menuju di pool damri yang terletak dekat Monas. Hari sebelumnya dari bandara menuju hotel acara berlangsung di kawasan Jl. Wachid Hasyim mengeluarkan biaya sebesar 170 ribu rupiah. Untuk anak rantau macam saya duit sebesar itu bisa untuk makan dan membeli alat pancing kelas menengah. 

Hanya 40 ribu
Ada dua pilihan pool damri yang bisa dipilih yaitu Thamrin City dan Gambir. Setelah melihat google map, saya memutuskan untuk memilih yang paling dekat yaitu pool damri depan Stasiun Gambir. Memori penelitian masa skripsi dulu yang harus menginap di kantor Polsek Senin kembali terulang. Bedanya armada busway Jakarta lebih panjang dengan bus lebih keren. Setelah sampai di Stasiun Gambir saya langsung berjalan menuju barat, sesuai intruksi dari tukang ojek. Setelah berjalan sekitar 500 meter dalam suasana stasiun kereta yang ramai akhirnya terlihat sebuah loket untuk pemesanan bus damri. Kaki agak ragu melangkah karena tidak ada tertulis tujuan bandara. Berupaya menenangkan diri dan ternyata loket pembelian tiket menuju bandara terletak di sisi lain dari bangunan kecil bertentuk kubus ini. 

Dilengkapi dengan Colokan 
Cukup membayar 40 ribu Rupiah, dapat menuju bandara via tol. Dari sini bisa melihat bagaimana kesibukan ibukota dan bisa mengamati ancol. Jika ingin naik bus ini pastikan anda mengetahui kapan pesawat akan tinggal landas. Setidaknya 3-4 jam sebelum boarding pass harus telah pesan tiket bus ini. Jakarta macetnya luar biasa, jadi perlu persiapan lebih lama. Jalan tol bukan jaminan lancar pada jam-jam sibuk. 

Adem
Akhirnya jika anda ingin menikmati perjalanan menuju atau dari bandara dengan nyaman dan tidak takut mati gaya. Bus Damri bandara dapat menjadi pilihan. Kursi empuk, full AC dan ada colokan listrik untuk mengisi ulang menjadi fasilitas yang keren untuk armada bus yang melayani penumpang sejak pagi buta ini. Selamat menempuh perjalanan semoga selamat sampai tujuan. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Damri Sahabat Penglaju Bandara"

Post a Comment